My Live Project

Minggu, 31 Agustus 2008
Mengapa Tak Bisa Hidup Hingga 100 Tahun?

Sebuah riset yang dilakukan Dr. Robert Butler menyebutkan bahwa umur manusia bisa mencapai 120 tahun. Namun bila kita lihat kehidupan masyrakat saat ini, tak jarang yang mati muda. Rata-rata manusia hanya bisa bertahan sampai 80 tahun. Lalu, apa penyebab diskonnya umur kita ini?

Riset yang dilakukan oleh Dr. Richard Cutler menyebutkan bahwa kemampuan hidup ditentukan oleh 4 faktor, yakni
laju pertumbuhan fisik,
panjangnya masa reproduksi,
ukuran otak dan
konsumsi kalori maksimum.

Dari empat faktor tersebut, faktor konsumsi kalori maksimum saja yang masih bisa kita usahakan. Sayangnya, banyak orang cenderung makan kendati tidak lapar. Aroma makanan yang begitu menggoda, apalagi ditambah dengan penampakan yang begitu menggiurkan menambah nafsu makan. Celakanya makanan-makanan lezat tersebut justru banyak yang menjadi racun untuk tubuh.

Oleh karena itu sudah saatnya kita lebih arif dalam menentukan makanan yang kita konsumsi, bukan hanya melihat dari segi porsi tapi juga dalam pilihan jenis menu dan sumber bahan makanan. Yuk, kita makan sesuai porsi….

NB: Diambil dari blog orang lain

 

 

posted by HendraWoM @ 19.09   0 comments
Kisah di Musim Dingin (true story) ..

NB : Aku dapatkan dari Milist yang aku ikuti – sekedar sharing tanpa maskud apa-apa

Sering kali kita terlalu cepat menghakimi atau menghukum orang lain tanpa tahu fakta sebenarnya, hanya karena tidak sesuai dengan persepsi atau rencana kita sehingga justru lebih sering lagi kita menyakiti orang-orang yang kita cintai.<?xml:namespace prefix = o ns = "urn:schemas-microsoft-com:office:office" />

Kita memang perlu terus belajar sebelum terlambat, salah satunya dari kisah di bawah ini:

Kisah di musim dingin (true story, seperti termuat dalam Xia Wen Pao,2007)

Siu Lan, seorang janda miskin memiliki seorang putri kecil berumur 7 tahun, Lie Mei. Kemiskinan memaksanya untuk membuat sendiri kue-kue dan menjajakannya di pasar untuk biaya hidup berdua. Hidup penuh kekurangan membuat Lie Mei tidak pernah bermanja-manja pada ibunya, seperti anak kecil lain.

Suatu ketika dimusim dingin, saat selesai membuat kue, Siu Lan melihat keranjang penjaja kuenya sudah rusak berat. Dia berpesan agar Lie Mei menunggu di rumah karena dia akan membeli keranjang kue yang baru.

Pulang dari membeli keranjang kue, Siu Lan menemukan pintu rumah tidak terkunci dan Lie Mei tidak ada di rumah. Marahlah Siu Lan.Putrinya benar-benar tidak tahu diri, sudah hidup susah masih juga pergi bermain dengan teman-temannya. Lie Mei tidak menunggu rumah seperti pesannya.

Siu Lan menyusun kue kedalam keranjang, dan pergi keluar rumah untuk menjajakannya. Dinginnya salju yang memenuhi jalan tidak menyurutkan niatnya untuk menjual kue. Bagaimana lagi ? Mereka harus dapat uang untuk makan.

Sebagai hukuman bagi Lie Mei, putrinya, pintu rumah dikunci Siu Lan dari luar agar Lie Mei tidak bisa pulang. Putri kecil itu harus diberi pelajaran, pikirnya geram. Lie Mei sudah berani kurang ajar.

Sepulang menjajakan kue, Siu Lan menemukan Lie Mei, gadis kecil itu tergeletak di depan pintu. Siu Lan berlari memeluk Lie Mei yang membeku dan sudah tidak bernyawa. Siu Lan berteriak membelah kebekuan salju dan menangis meraung-raung, tapi Lie Mei tetap tidak bergerak. Dengan segera, Siu Lan membopong Lie Mei masuk ke rumah.

Siu Lan menggoncang- goncangkan tubuh beku putri kecilnya sambil meneriakkan nama Lie Mei. Tiba-tiba jatuh sebuah bungkusan kecil dari tangan Lie Mei.

Siu Lan mengambil bungkusan kecil itu, dia membukanya. Isinya sebungkus kecil biskuit yang dibungkus kertas usang. Siu Lan mengenali tulisan pada kertas usang itu adalah tulisan Lie Mei yang masih berantakan namun tetap terbaca *,"Hi..hi..hi. . mama pasti lupa. Ini hari istimewa buat mama. Aku membelikan biskuit kecil ini untuk hadiah. Uangku tidak cukup untuk

membeli biskuit ukuran besar. Hi..hi..hi.. mama selamat ulang tahun."*

-------------------

** Ingatlah, jangan terlalu cepat menilai seseorang berdasarkan persepsi kita, karena persepsi kita belum tentu benar adanya.

* Take time to THINK. It is the source of power
* Take time to READ. It is the foundation of wisdom
* Take time to be QUIET. It is the opportunity to seek God
* Take time to DREAM. It is what the future is made of
* Take time to PRAY. It is the greatest power on earth.......

posted by HendraWoM @ 17.16   0 comments
Kamis, 14 Agustus 2008
Apakah Kesuksesan Selalu Berkorelasi Dengan Uang ? ..

by Dadang Kadarusman

Hore,

Hari Baru!

Teman-teman.

Anda orang yang sukses? Jika ya. Berarti anda banyak uang. Setidaknya, begitulah yang ada dalam benak begitu banyak orang. Seseorang layak disebut sebagai orang sukses jika memiliki banyak uang. Jika uang yang dimilikinya tidak banyak, rasanya janggal mengait-ngaitkan orang itu dengan sebuah kesuksesan. Sewaktu saya masih kecil, guru ngaji saya mengatakan bahwa; "orang kaya itu sungguh beruntung," katanya. "Karena, dengan kekayaannya, dia bisa menjadi manusia yang banyak memiliki pahala. Sebab," lanjut beliau. "Dengan kekayaannya itu, dia bisa berbuat begitu banyak kebajikan." Kekayaan bisa membantu manusia menuju tempat terhormat disamping singasana Tuhan, kelak ketika mereka kembali kepada jati diri sesungguhnya sesudah mati. Dengan kata lain; orang kaya itu enak didunia dan enak juga diakhirat. Tetapi, benarkah selalu demikian?

Dalam pelajaran hari selanjutnya, pak guru mengatakan bahwa: "orang kaya itu sungguh merugi," katanya. "Karena, dengan kekayaannya dia bisa menjadi manusia yang banyak memiliki dosa. Sebab," lanjut beliau. "Dengan kekayaannya itu, dia bisa berbuat begitu banyak kesalahan." Jadi, menjadi kaya itu sebenarnya baik apa buruk? Beliau bilang; 'menjadi kaya dengan cara yang baik adalah baik, sedangkan menjadi kaya dengan cara yang buruk adalah buruk'. Oh, jadi kaya bukanlah ukuran baik atau buruk, melainkan; bagaimana cara dia menjadi kayalah penentunya.

Seseorang yang memandang kekayaan semata sebagai ukuran sebuah keberhasilan mempunyai peluang untuk terjerumus kepada konsepsi yang salah. Bahwa hidup ini is all about being rich. Sedangkan 'bagaimana caranya' seringkali terabaikan. Oleh karena itu; tidaklah mengherankan jika begitu banyak orang yang silau dengan kekayaan seseorang, tanpa mempedulikan 'bagaimana' orang itu sampai kepada pencapaian material itu. Sehingga, manusia-manusia yang melakukan segala cara untuk mendapatkannya tetaplah dianggap manusia bermartabat dan terhormat. Repotnya lagi, lingkungan kita yang terlanjur hedonis ini seringkali mencibiri orang-orang yang memiliki uang pas-pasan, meski mereka senantiasa menjaga dirinya dari tindakan-tindakan tak terpuji. Kadang-kadang mereka dianggap manusia terbodoh didunia. "Memiliki kesempatan kok tidak dimanfaatkan," begitu kita seringa berkata. Itulah sebabnya, banyak orang baik terseret oleh arus sesat seperti itu. Sebab, kekayaan memberikan banyak kenyamanan. Siapa sih yang tidak ingin hidup nyaman?

Dihari lain guru mengaji saya bilang bahwa:"orang kaya itu paling cepat menjalani pemeriksaan diakhirat," katanya. "Karena, buku penilaian malaikat dipenuhi laporan daftar kebajikan yang pernah diperbuatnya semasa hidup. Sehingga," lanjut beliau. "Dengan sejumlah kebajikan itu, mereka layak mendapatkan tempat disorga Tuhan." Lagipula, mengapa Tuhan harus membiarkan orang-orang baik terlalu lama menunggu untuk itu?

Dihari lain guru mengaji saya bilang bahwa:"orang kaya itu paling lambat menjalani pemeriksaan diakhirat," katanya. "Karena, dalam pemeriksaan itu; Tuhan mempertanyakan setiap jenis kekayaan yang dimilikinya. Semakin banyak kekayaannya, semakin panjang daftar periksa dan pertanyaan yang Tuhan ajukan. Sehingga," lanjut beliau. "Orang yang paling kaya, paling lama diperiksa." Konon pertanyaan Tuhan tentang kekayaan seseorang hanya dua macam. Yaitu, pertama; bagaimana caranya dahulu kamu mendapatkan kekayaanmu itu? Dan kedua, bagaimana caranya kamu membelanjakan kekayaanmu itu?

Untuk pertanyaan pertama, Tuhan hanya mengharapkan sebuah jawaban yang menegaskan bahwa seseorang mendapatkan kekayaannya dengan cara yang benar. Bukan dengan mengambil hak orang lain. Atau merugikan pihak lain. Atau menindas. Menipu. Memanipulasi. Atau mengemplang hutang sambil berfoya-foya. Jadi, orang-orang yang sengaja berutang kemudian berpura-pura bangkrut padahal rekening kekayaannya ada dimana-mana tentu sulit untuk membohongi Tuhan. Dan orang-orang yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kekayaan tentu akan kebingungan ketika harus berhadapan dengan Tuhan. Sedangkan, untuk pertanyaan kedua Tuhan hanya mengharapkan sebuah jawaban yang menegaskan bahwa seseorang menggunakan kekayaannya untuk berbuat kebajikan. Bukan menindas dan memperbudak orang lain. Atau memperalat. Atau menjajah manusia lain.

Selintas, pelajaran-pelajaran ini seolah agak saling bertolak belakang. Namun, jika semuanya dikombinasikan ternyata menjadi sebuah pelajaran yang sederhana. Dan pelajaran itu berbunyi; "Kekayaan yang didapatkan dengan cara yang baik, dan dibelanjakan dijalan yang baik akan menjadikan hari esok seseorang lebih baik. Sedangkan, kekayaan yang didapatkan dengan cara yang buruk atau dibelanjakan untuk hal-hal yang buruk; pasti menjadikan hari esok seseorang sangat buruk."

Oleh karena itu, kesuksesan seseorang lebih banyak ditentukan oleh bagaimana cara dia menjalani kehidupannya; bukan kekayaannya. Sebab, orang-orang yang menghabiskan umurnya untuk menemukan restu Tuhan, tentulah orang-orang yang sukses itu. Meskipun orang itu tidak kaya. Karena Tuhan pastilah tidak mata duitan. Jadi, meskipun jumlah uang orang itu tidak melimpah ruah; Tuhan pasti suka kepadanya. Sedangkan, orang-orang yang dalam hidupnya memancing-mancing kemarahan Tuhan, tentulah bukan orang-orang yang sukses itu. Meskipun orang itu kaya. Sebab, Tuhan tidak selalu melihat hasil akhir, melainkan proses perjalanan orang itu untuk mencapai akhir hidupnya. Jadi, meskipun jumlah uang orang itu melimpah ruah; Tuhan belum tentu suka kepadanya. Sebab, jika uang itu didapatkan, dan dibelanjakan dengan cara yang tidak disukai Tuhan; pastilah tidak ada nilainya dimata Tuhan.

Kekayaan bukanlah satu-satunya ukuran kesuksesan. Sebab, menghubungkan kesuksesan seseorang dengan jumlah uang yang dimilikinya; sama saja dengan merendahkan martabat orang itu. Itu berarti bahwa kita lebih menghargai uangnya dari pada nilai kemanusiaannya. Karena, jika kita mengukur keberhasilan seseorang dari uangnya, maka kekaguman kita terhadap orang itu akan dengan serta merta luntur tepat disaat kita mengetahui bahwa 'ternyata, orang itu tidak sekaya yang kita kira....'

Lebih berbahaya lagi jika cara berpikir seperti itu akhirnya mendorong orang untuk melakukan tindakan yang tidak terpuji. Hanya gara-gara kita menganggap mereka banyak uang, lalu mereka berusaha untuk membenarkan dugaan kita dengan cara yang salah. Saya pernah membaca dikoran, seorang manusia terhormat berkata; "Bagaimana saya tidak berusaha keras mencari uang? Wong setiap organisasi masa yang datang ke rumah saya selalu meminta sumbangan. Mereka pikir saya punya banyak uang. Mana percaya mereka, kalau saya katakan tidak punya uang? Jadi, saya kasihlah mereka itu uang." Mengenaskan, bukan?

Mari kita berhenti untuk menjadikan jumlah uang dan kekayaan sebagai ukuran keberhasilan. Sehingga kita bisa lebih berfokus kepada tindakan-tindakan yang positif. Dan terhindar dari menghalalkan segala cara untuk sekedar mendapatkan uang yang banyak. Jika anda terpilih menjadi karyawan teladan di perusahaan. Meskipun pendapatan anda pas-pasan; jangan ragu untuk menyebut diri anda orang sukses. Dan percayalah, tidak ada gunung yang terbentuk begitu saja. Dia tumbuh dari anak gunung menjadi gunung besar yang menjulang. Begitu pula dengan kesuksesan. Sekecil apapun, itu akan menjadi bibit bagi kesuksesan besar anda dimasa mendatang. Itu jika anda tidak tersilaukan oleh uang. Sebab, jika uang menjadi segala ukuran kesuksesan anda; maka anda tidak akan segan untuk melakukan cara apapun agar bisa mendapatkannya. Kita tidak usah malu untuk mengakui bahwa uang kita tidak banyak. Jika kita bisa mandiri. Tidak menjadi benalu bagi orang lain. Maka nilai kesuksesan kita sama sekali tidak berkurang.

Hore,

Hari Baru!

Dadang Kadarusman

Catatan kaki:

Jika kita menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang; sekalipun uang kita menjadi banyak, rasanya kita tidak layak untuk disebut sebagai orang sukses.

-Michael Ballack Ltd.-

posted by HendraWoM @ 19.38   0 comments
Jumat, 08 Agustus 2008
Huruf Depan Nama Anda Mencerminkan Karakter Seks Anda!

Dikatakan menurut sebuah studi, identitas seksual Anda bisa terbaca lewat huruf pertama nama Anda. Jangan percaya kalau uraiannya terasa memojokkan diri Anda, kalo mau percaya ya silahkan???

A:
Anda tak romantis tetapi lebih tertarik pada tindakan. BersamaAnda, apa yang dilihat adalah yang didapat. Anda tidak punya kesabaran untuk bermain mata dan tak mau repot meladeni seseorang yang malu-malu kucing, manis, pura-pura sopan dan amat memikat hati. Anda adalah seseorang digaris depan. Ketika tiba saatnya berhubungan seks, tindakan adalah yang penting bukan isyarat-isyarat tak jelas. Daya tarik fisik pasangan penting untuk Anda. Anda menemukan bahwa perburuan dan tantangan sangat menggairahkan. Dari penampilan luar Anda tidak tampak sebagai orang yang penuh gairah dan seksi. Anda tidak memberi tahu orang banyak tentang gairah dan keseksian Anda.
Kebutuhan fisik adalah perhatian utama Anda.

B:
Anda menyemburkan getaran sensualitas yang malas. Anda menyukai suasana romantis, penuh dengan suasana jamuan makan malam penuh dengan anggur. Anda senang menerima hadiah-hadiah sebagai tanda cinta dari pasangan. Anda ingin dimanja dan tahu bagaimana memanjakan pasangan. Anda sangat pribadi dalam menunjukkan rasa cinta dan khususnya saat bercinta. Anda akan menahan semuanya sampai segala sesuatunya sesuai dengan persetujuan Anda. Anda dapat mengontrol hasrat dan puasa dari seks bila harus demikian. Anda membutuhkan sensasi dan pengalaman baru. Anda ingin bereksperimen.

C:
Anda adalah pribadi yang sangat sosial oleh karenanya penting untuk punya hubungan pribadi. Anda butuh kedekatan dan kebersamaan. Anda harus dapat bicara dengan pasangan sebelum, selama dan sesudah bercinta. Anda ingin obyek kasih sayang Anda dapat diterima secara sosial dan kelihatan
ganteng/cantik. Anda melihat kekasih sebagai teman dan pendamping. Anda adalah orang yang sangat seksi dan sensual, butuh seseorang untuk menghargai dan hampir memuja diri Anda. Ketika itu tidak tercapai, Anda punya kemampuan untuk pergi dalam waktu lama tanpa aktivitas seks. Anda
adalah seorang ahli dalam mengontrol keinginan.

D:
Sekali kepala Anda memberitahu bahwa Anda butuh seseorang, Anda mulai bergerak dengan penuh semangat untuk mengejarnya, siapapun orangnya dan dimanapun dia. Anda tak menyerah dengan mudah. Anda adalah tipe orang pengejar lawan jenis, punya semangat ngemong dan peduli bila orang lain punya masalah. Anda adalah orang yang sangat seksi, bergairah, dan penuh semangat dalam membina hubungan meski kadang posesif dan pencemburu. Seks bagi Anda adalah hal yang menyenangkan yang harus dinikmati.
Anda terdorong oleh hal eksentrik dan tak biasa, bebas dan terbuka.

E:
Kebutuhan terbesar Anda adalah bicara. Jika teman kencan Anda bukan pendengar yang baik, hubungan Anda bisa buruk.
Pasangan Anda harus menarik secara intelektual. Jika tidak, Anda tak akan tertarik secara seksual padanya. Anda butuh teman untuk seorang kekasih sekaligus pendamping untuk teman tidur. Anda membenci ketidakharmonisan dan gangguan tetapi menikmati perdebatan sesekali. Anda senang main mata karena tantangan lebih penting dibanding tindakan seksual. Namun sekali Anda memberikan hati, Anda adalah orang yang sangat setia. Ketika Anda tak punya teman tidur yang baik, Anda akan tertidur dengan sebuah buku bagus di sisi Anda. (Terkadang, dalam kenyataan Anda lebih memilih buku yang baik).

F:
Anda termasuk orang idealis dan romantis serta seorang pemuja lawan-jenis. Anda mencari pasangan hidup yang terbaik. Anda senang main mata tetapi sekali berkomitmen, Anda sangat setia pada pasangan. Anda sensual, seksi dan bergairah secara pribadi. Di muka publik Anda tampak
senang pamer, mewah dan gagah. Anda terlahir sebagai orang romatis.
Adegan cinta dramatis adalah fantasi favorit Anda di masa silam. Anda adalah kekasih yang amat baik hati.

G:
Anda orang yang sangat pemilih, mencari kesempurnaan pada diri sendiri dan kekasih. Anda hanya menanggapi kekasih yang secara intelektual sama atau lebih dan orang yang dapat meningkatkan status. Anda orang yang sensual dan tahu bagamana meraih puncak stimulasi erotis karena Anda
mengerjakannya dengan amat cermat. Anda dapat menjadi seseorang yang amat aktif secara seksual ketika menemukan waktu yang tepat. Tugas-tugas dan tanggung jawab mengatasi hal-hal lain. Anda mungkin sulit dekat secara emosi pada seorang kekasih tetapi tidak kesulitan dekat secara seksual.

H:
Anda mencari pasangan yang dapat menaikkan reputasi dan mendapatkan ketrampilan. Anda sangat baik terhadap kekasih sekali waktu menjalani komitmen. Hadiah-hadiah Anda sebenarnya merupakan investasi bagi pasangan. Sebelum menjalani komitmen, Anda cenderung berhemat dan berhati-hati terhadap pengeluaran dan kebiasaan berkencan serta sama hati-hatinya dengan keterlibatan secara seksual. Anda adalah kekasih yang sensual dan sabar. Bila sudah menyukai seseorang akan ditunggunya sampai kapanpun untuk meluluhkan hati pasangan yang disukainya. Berani bersaing dan penuh rivalitas dalam mengejar urusan ranjang.

I:
Anda memiliki kebutuhan besar untukdicintai dan dihargai...bahkan keinginan untuk dipuja. Anda menikmati kemewahan, sensualitas dan kenikmatan ragawi. Anda mencari kekasih yang tahu apa yang dikerjakan. Anda tidak tertarik pada seorang amatir kecuali amatir yang membutuhkan seorang tutor. Anda cerewet dan menghabiskan banyak tenaga untuk membuat keinginan terpenuhi. Anda butuh eksperimen dan mencoba mode baru untuk kegiatan seks. Anda mudah bosan sehingga membutuhkan petualangan dan perubahan seksual. Anda lebih sensual daripada seksual tetapi kadang menurun menjadi terlalu bernafsu.

J:
Anda sangat romantis dan terkait dengan kemewahan cinta. Memiliki pasangan adalah hal yang sangat penting bagi Anda, tapi kadang sangat sulit untuk mendapatkan. Anda bebas dalam menyatakan cinta dan ingin mengambil kesempatan dengan banyak pasangan, mencoba pengalaman seks dengan pasangan baru, membuat semuanya terasa enak. Otak memicu Anda. Anda harus merasa bahwa pasangan mendorong secara intelektual. Bila tidak, Anda akan kesulitan menjaga hubungan dengannya. Anda membutuhkan cinta, disayang, minum anggur dan makan malam untuk tahu bahwa Anda dihargai.

K:
Tak ada kata lain Anda benar-benar luar biasa mengagumkan!!!!!

L:
Anda sangat romatis, idealis kadang percaya bahwa mencintai berarti berkorban. Anda mengakhiri hubungan atau berhenti menarik hati orang yang punya masalah tak biasa. Anda melihat diri sendiri sebagai penyelamat kekasih. Anda tulus, penuh kasih, penuh nafsu dan mimpi. Anda mudah jatuh cinta. Anda berfantasi dan terdorong oleh film dan majalah. Anda tidak mengatakan rahasia hidup kepada orang lain. Tak juga fantasi seksual Anda.

M:
Emosional dan bersemangat. Ketika terlibat dalam sebuah hubungan, Anda melempar seluruh diri Anda di dalamnya. Tak ada yang bisa menghentikan Anda, tak ada satu palang pun yang menghalangi Anda. Anda habis-habisan dan mengidamkan seseorang yang sama penuh kasih dan bersemangat. Anda percaya pada kebebasan seksual total. Anda ingin mencoba semua. Pasokan energi seksual Anda tak ada matinya. Anda juga senang bertindak seperti ibu? bagi pasangan.

N:
Maaf ya...Anda payah di tempat tidur

O:
Anda sangat tertarik terhadap kegiatan seksual tetapi sangat tertutup dan malu mengakui hasrat ini. Anda dapat mengarahkan banyak dari energi seksual itu untuk menghasilkan uang dan atau mencari kekuasaan. Anda dengan mudah dapat memperpanjang periode lajang Anda. Anda penuh kasih,
penuh gairah, pecinta seks menuntut hal yang sama dan pasangan. Seks adalah hal yang serius sehingga Anda meminta keragaman intensitas dan ingin mencoba semua. Kadang gairah Anda berubah menjadi posesif yang harus terus dicek.

P:
Anda sangat sadar akan norma sosial. Anda tak akan memikirkan melakukan sesuatu yang membahayakan citra atau reputasi. Penampilan itu penting. Anda membutuhkan pasangan yang kelihatan tampan/cantik juga pandai. Anehnya, Anda kadang memandang pasangan sebagai musuh untuk mendorong getaran seks. Anda relatif bebas dari gangguan seksual. Anda mau bereksperimen dan mencoba cara baru. Anda sangat sosial dan sensual. Anda menikmati main mata dan membutuhkan cukup banyak penghargaan dari segi fisik.

Q:
Anda butuh aktivitas dan dorongan konstan. Anda punya banyak sekali energi fisik. Tak mudah bagi seorang pasangan untuk tetap bersama dengan Anda, baik secara seksual maupun hal lain. Anda adalah kekasih yang antusias dan cenderung tertarik pada orang dari kelompok etnis lain. Anda butuh roman, jantung hati dan bunga dan banyak perbincangan untuk menaikkan gairah dan berlanjut ke kegiatan seks.

R:
Anda orang yang sangat logis dan sangat berorientasi pada tindakan. Anda butuh seseorang yang dapat mengikuti langkah dan secara intelektual menyamai, lebih cerdas lebih baik. Anda menjadi bergairah lebih cepat karena dorongan pikiran dibanding badan yang indah. Namun ketertarikan fisik amat penting bagi Anda. Anda harus merasa bangga pada pasangan.
Secara pribadi Anda sangat seksi tapi Anda tak meminta, Anda ingin berlaku sabagai guru. Seks ilu penting, karenanya Anda dapat menjadi pasangan yang sangat menuntut.

S:
Anda sangat tertutup, menahan diri dan malu. Anda sangat seksi, sensual dan bengairah tetapi tak membiarkan hal ini. Hanya dalam keintiman pribadi Anda membiarkan alam membuka rahasia Anda. Ketika seks menjadi hal fundamental, Anda adalah seorang ahli. Anda tahu semua trik kecil, dan sanggup bersandiwara atau bermain-main dan membuat kehidupan cinta menjadi sangat serius. Anda punya kesabaran untuk menunggu orang yang tepat.

T:
Anda sangat sensitif, pribadi dan pasif secara seksual. Anda menyukai pasangan yang mengambil pimpinan. Msuik, lampu yang temaram dan pikiran romantis menaikkan gairah Anda. Anda berfantasi tetapi tidak mudah jatuh cinta. Ketika sedang kasmaran, Anda bisa romantis, idealis,menggelegak, dan amat bersemangat.
Anda menikmati saat pikiran dan perasaan terdorong, terangsang dan tergoda. Anda adalah orang yang mahir dalam bermain mata. Anda mampu membuat hubungan sesuai dengan mimpi/fantasi, yang seringkali ada di kepala Anda.

U:
Anda bersikap antusias dan idealis ketika sedang jatuh cinta. Ketika tidak sedang jatuh cinta, Anda jatuh cinta dan selalu mencari seseorang untuk dipuja. Anda melihat roman sebagai tantangan. Anda adalah seorang penjelajah dan butuh petualangan, kehebohan dan kebebasan. Anda hanya berurusan dengan hubungan yang potensial. Anda merasa nikmat memberi hadiah dan melihat pasangan terlihat cantik/tampan. Dorongan seks Anda kuat dan bernafsu untuk langsung dikagumi. Anda ingin menempatkan kesenangan pasangan di atas keinginan diri sendiri.

V:
Anda individualis dan butuh kebebasan, ruang dan kehebohan. Anda menunggu sampai kenal seseorang dengan baik sebelum berkomitmen. Mengenal seseorang berarti menjiwainya. Anda merasa butuh mengerti isi kepalanya untuk mengerti apa yang mambuatnya bergerak. Anda tertarik pada orang bertipe eksentrik. Seringkali ada perbedaan usia antara Anda dan pasangan. Anda menikmati bahaya, gairah dan ketegangan. Adegan gay membuat Anda bergairah meski Anda bukan gay.

W:
Anda sangat bangga, tekun dan menolak tantangan ketika mengejar cinta. Ego Anda dipertaruhkan. Anda romantis, idealis dan sering jatuh cinta dengan cinta itu sendiri dan tidak melihat pasangan sebagai dirinya sendiri. Anda merasa benar-benar melemparkan seluruh diri Anda ke dalam hubungan. Tak ada yang terlalu baik untuk pasangan. Anda menikmati percumbuan.

X:
Anda butuh stimulasi konstan karena mudah bosan. Anda dapat berpacaran dengan lebih dari satu orang dengan mudah. Anda tak dapat mematikan pikiran. Anda terus bicara selagi bercinta. Anda punya hubungan cinta yang hebat, semuanya oleh diri sendiri dan di dalam kepala.

Y:
Anda seksi, sensual dan sangat mandiri. Bila tak mendapatkannya dengan cara Anda sendiri, Anda menghentikan segala sesuatunya. Anda ingin mengontrol hubungan yang tidak selalu berjalan dengan baik Anda merespon dorongan fisik, menikmati sentuhan di leher dan menghabiskan berjam-jam hanya untuk menyentuh, merasakan dan mengeksplorasi. Namun jika Anda menghabiskan waktu mencari uang, Anda akan menghentikan kesenangan ragawi ini sementara waktu. Anda merasa perlu membuktikan pada diri sendiri dan pasangan betapa hebatnya Anda sebagai seorang kekasih. Anda ingin umpan balik soal kinerja. Anda teman tidur yang terbuka, mendorong dan romantis.

Z:
Bagi Anda bisnis harus didahulukan dibanding urusan seks. Jika Anda diganggu urusan karir, bisnis atau urusan uang, Anda akan susah untuk rilek dan mendapat mooduntuk bercinta. Anda idealis, romantis terhadap tanggungjawab dan merasa harus sangat sensual. Anda tak pernah kehilangan kontrol terhadap emosi. Anda sangat hati-hati sebelum memberikan hati dan tubuh untuk urusan satu ini.
Sekali Anda berkomitmen, Anda akan lekat seperti lem.

posted by HendraWoM @ 00.12   0 comments
Kamis, 07 Agustus 2008
Pidato Steve Job - WOM
Pidato Steve Job di Acara Wisuda Stanford University: “Stay Hungry. Stay Foolish”

Cerita Kedua Saya: Cinta dan Kehilangan.
Saya beruntung karena tahu apa yang saya sukai sejak masih muda. Woz dan saya mengawali Apple di garasi orang tua saya ketika saya berumur 20 tahun. Kami bekerja keras dan dalam 10 tahun Apple berkembang dari hanya kami berdua menjadi perusahaan 2 milyar dolar dengan 4000 karyawan. Kami baru meluncurkan produk terbaik kami-Macintosh- satu tahun sebelumnya, dan saya baru menginjak usia 30. Dan saya dipecat.

Bagaimana mungkin Anda dipecat oleh perusahaan yang Anda dirikan? Yah, itulah yang terjadi. Seiring pertumbuhan Apple, kami merekrut orang yang saya pikir sangat berkompeten untuk menjalankan perusahaan bersama saya. Dalam satu tahun pertama,semua berjalan lancar. Namun, kemudian muncul perbedaan dalam visi kami mengenai masa depan dan kami sulit disatukan. Komisaris ternyata berpihak padanya. Demikianlah, di usia 30 saya tertendang.

Beritanya ada di mana-mana. Apa yang menjadi fokus sepanjang masa dewasa saya, tiba-tiba sirna. Sungguh menyakitkan. Dalam beberapa bulan kemudian, saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Saya merasa telah mengecewakan banyak wirausahawan generasi sebelumnya -saya gagal mengambil kesempatan. Saya bertemu dengan David Packard dan Bob Noyce dan meminta maaf atas keterpurukan saya. Saya menjadi tokoh publik yang gagal, dan bahkan berpikir untuk lari dari Silicon Valley. Namun, sedikit demi sedikit semangat timbul kembali- saya masih menyukai pekerjaan saya. Apa yang terjadi di Apple sedikit pun tidak mengubah saya. Saya telah ditolak, namun saya tetap cinta. Maka, saya putuskan untuk mulai lagi dari awal. Waktu itu saya tidak melihatnya, namun belakangan baru saya sadari bahwa dipecat dari Apple adalah kejadian terbaik yang menimpa saya. Beban berat sebagai orang sukses tergantikan oleh keleluasaan sebagai pemula, segala sesuatunya lebih tidak jelas. Hal itu
mengantarkan saya pada periode paling kreatif dalam hidup saya.



Dalam lima tahun berikutnya, saya mendirikan perusahaan bernama NeXT, lalu Pixar, dan jatuh cinta dengan wanita istimewa yang kemudian menjadi istri saya. Pixar bertumbuh menjadi perusahaan yang menciptakan film animasi komputer pertama, Toy Story, dan sekarang merupakan studio animasi paling sukses di dunia. Melalui rangkaian peristiwa yang menakjubkan, Apple membeli NeXT, dan saya kembali lagi ke Apple, dan teknologi yang kami kembangkan di NeXT menjadi jantung bagi kebangkitan kembali Apple. Dan, Laurene dan saya memiliki keluarga yang luar biasa. Saya yakin takdir di atas tidak terjadi bila saya tidak dipecat dari Apple. Obatnya memang pahit, namun sebagai pasien saya memerlukannya. Kadangkala kehidupan menimpakan batu ke kepala Anda. Jangan kehilangan kepercayaan. Saya yakin bahwa satu-satunya yang membuat saya terus berusaha adalah karena saya menyukai apa yang saya lakukan. Anda harus menemukan apa yang Anda sukai. Itu berlaku baik untuk pekerjaan maupun pasangan hidup Anda. Pekerjaan Anda akan menghabiskan sebagian besar hidup Anda, dan kepuasan sejati hanya dapat diraih dengan mengerjakan sesuatu yang hebat. Dan Anda hanya bisa hebat bila mengerjakan apa yang Anda sukai. Bila Anda belum menemukannya, teruslah mencari. Jangan menyerah. Hati Anda akan mengatakan bila Anda telah menemukannya. Sebagaimana halnya dengan hubungan hebat lainnya, semakin lama-semakin mesra Anda dengannya. Jadi, teruslah mencari sampai ketemu. Jangan berhenti.



Cerita Ketiga Saya: Kematian
Ketika saya berumur 17, saya membaca ungkapan yang kurang lebih berbunyi: “Bila kamu menjalani hidup seolah-olah hari itu adalah hari terakhirmu, maka suatu hari kamu akan benar.” Ungkapan itu membekas dalam diri saya, dan semenjak saat itu, selama 33 tahun terakhir, saya selalu melihat ke cermin setiap pagi dan bertanya kepada diri sendiri: “Bila ini adalah hari terakhir saya, apakah saya tetap melakukan apa yang akan saya lakukan hari ini?” Bila jawabannya selalu “tidak” dalam beberapa hari berturut-turut, saya tahu saya harus berubah. Mengingat bahwa saya akan segera mati adalah kiat penting yang saya temukan untuk membantu membuat keputusan besar. Karena hampir segala sesuatu-semua harapan eksternal, kebanggaan, takut malu atau gagal-tidak lagi bermanfaat saat menghadapi kematian. Hanya yang hakiki yang tetap ada. Mengingat kematian adalah cara terbaik yang saya tahu untuk menghindari jebakan berpikir bahwa Anda akan kehilangan sesuatu. Anda tidak memiliki apa-apa. Sama sekali tidak ada alasan untuk tidak mengikuti kata hati Anda.



Sekitar setahun yang lalu saya didiagnosis mengidap kanker. Saya menjalani scan pukul 7:30 pagi dan hasilnya jelas menunjukkan saya memiliki tumor pankreas. Saya bahkan tidak tahu apa itu pankreas. Para dokter mengatakan kepada saya bahwa hampir pasti jenisnya adalah yang tidak dapat diobati. Harapan hidup saya tidak lebih dari 3-6 bulan. Dokter menyarankan saya pulang ke rumah dan membereskan segala sesuatunya, yang merupakan sinyal dokter agar saya bersiap mati. Artinya, Anda harus menyampaikan kepada anak Anda dalam beberapa menit segala hal yang Anda rencanakan dalam sepuluh tahun mendatang. Artinya, memastikan bahwa segalanya diatur agar mudah bagi keluarga Anda. Artinya, Anda harus mengucapkan selamat tinggal. Sepanjang hari itu saya menjalani hidup berdasarkan diagnosis tersebut. Malam harinya, mereka memasukkan endoskopi ke tenggorokan, lalu ke perut dan lambung, memasukkan jarum ke pankreas saya dan mengambil beberapa sel tumor. Saya dibius, namun istri saya, yang ada di sana, mengatakan bahwa ketika melihat selnya di bawah mikroskop, para dokter menangis mengetahui bahwa jenisnya adalah kanker pankreas yang sangat jarang, namun bisa diatasi dengan operasi. Saya dioperasi dan sehat sampai sekarang. Itu adalah rekor terdekat saya dengan kematian dan berharap terus begitu hingga beberapa dekade lagi.



Setelah melalui pengalaman tersebut, sekarang saya bisa katakan dengan yakin kepada Anda bahwa menurut konsep pikiran, kematian adalah hal yang berguna:Tidak ada orang yang ingin mati. Bahkan orang yang ingin masuk surga pun tidak ingin mati dulu untuk mencapainya. Namun, kematian pasti menghampiri kita. Tidak ada yang bisa mengelak. Dan, memang harus demikian, karena kematian adalah buah terbaik dari kehidupan. Kematian membuat hidup berputar. Dengannya maka yang tua menyingkir untuk digantikan yang muda. Maaf bila terlalu dramatis menyampaikannya, namun memang begitu.

Waktu Anda terbatas, jadi jangan sia-siakan dengan menjalani hidup orang lain. Jangan terperangkap dengan dogma-yaitu hidup bersandar pada hasil pemikiran orang lain. Jangan biarkan omongan orang menulikan Anda sehingga tidak mendengar kata hati Anda. Dan yang terpenting, miliki keberanian untuk mengikuti kata hati dan intuisi Anda, maka Anda pun akan sampai pada apa yang Anda inginkan. Semua hal lainnya hanya nomor dua.



Ketika saya masih muda, ada satu penerbitan hebat yang bernama “The Whole Earth Catalog“, yang menjadi salah satu buku pintar generasi saya. Buku itu diciptakan oleh seorang bernama Stewart Brand yang tinggal tidak jauh dari sini di Menlo Park, dan dia membuatnya sedemikian menarik dengan sentuhan puitisnya. Waktu itu akhir 1960-an, sebelum era komputer dan desktop publishing, jadi semuanya dibuat dengan mesin tik, gunting, dan kamera polaroid. Mungkin seperti Google dalam bentuk kertas, 35 tahun sebelum kelahiran Google: isinya padat dengan tips-tips ideal dan ungkapan-ungkapan hebat. Stewart dan timnya sempat menerbitkan beberapa edisi “The Whole Earth Catalog”, dan ketika mencapai titik ajalnya, mereka membuat edisi terakhir. Saat itu pertengahan 1970-an dan saya masih seusia Anda. Di sampul belakang edisi terakhir itu ada satu foto jalan pedesaan di pagi hari, jenis yang mungkin Anda lalui jika suka bertualang. Di bawahnya ada kata-kata: “Stay Hungry. Stay Foolish.” (Jangan Pernah Puas. SelaluMerasa Bodoh). Itulah pesan perpisahan yang dibubuhi tanda tangan mereka. Stay Hungry. Stay Foolish. Saya selalu mengharapkan diri saya begitu. Dan sekarang, karena Anda akan lulus untuk memulai kehidupan baru, saya harapkan Anda juga begitu. Stay Hungry. Stay Foolish. (Diterjemahkan oleh Dewi Sri Takarini, alumni sebuah perguruan tinggi di Australia)

Label:

posted by HendraWoM @ 20.35   0 comments
Berhentilah Menyalahkan Orang
Oleh: Gede Prama

Oleh ribuan anak muda yang baru memasuki gerbang kerja, juga manajer muda yang frustrasi di dunia kerja, kerap bertanya pada saya: aspek apa dari dunia kerja yang paling sulit dihadapi? Terus terang, bekerja apapun dan dimanapun, serta bermodalkan pendidikan manapun sebenarnya mudah, asal tekun belajar dan bertanya. Yang sering bikin semuanya jadi rumit, adalah interaksi antarmanusia. Jangankan manusia yang baru memasuki gerbang kerja, mereka yang sudah berumur senja di tempat kerja sekalipun sering dibuat pusing oleh interaksi terakhir.

Meminjam pengandaian seorang penulis, ada perbedaan antara menendang bola dan menendang kucing. Sebelum menendang bola, kita bisa ramalkan kemana bola akan bergerak setelah ditendang. Akan tetapi, sebelum menendang kucing, kita tidak tahu apakah kucingnya akan menangis, lari, melompat, mati atau alternatif lainnya. Nah, meramalkan respons orang lain sebelum kita bertindak, jauh lebih rumit dibandingkan dengan meramalkan respons kucing. Sebab, kucing tidak mengenal politik, pura-pura, balas dendam dan serangkaian hal rumit lainnya. Namun, ini juga yang menyebabkan disiplin mengelola manusia menjadi penuh sentuhan seni dan kepekaan. Sebagian kecil memang bisa diungkapkan melaui kata-kata. Cuman, sebagian besar ia bersifat tidak terungkapkan dan hanya bisa dirasakan.

Saya tidak antisekolah atau antipelatihan, namun hal-hal yang bersifat tidak terungkapkan terakhir, lebih banyak bisa dimengerti kalau kita mengalaminya sendiri di lapangan. Diisukan negatif oleh orang lain, tidak cocok, mau didongkel dari kursi, dipermalukan di depan umum, diomongkan negatif di belakang kita, hanyalah serangkaian hal yang mesti dialami sendiri di lapangan. Untuk kemudian, mendapatkan pengertian yang dalam tentang dinamika interaksi antarmanusia di dunia kerja. Saya meragukan, kalau ada orang yang memperoleh pengertian terakhir, tanpa pernah dihempas gelombang-gelombang godaan tadi.

Setelah belajar dari tumpukan ribuan kebodohan dan kegagalan masa lalu, saya menemukan sebuah kearifan berguna. Dalam setiap persoalan manusia, saya belajar untuk mengurangi mencari siapa yang salah. Dan memusatkan perhatian untuk memecahkan persoalan.

Amat mirip dengan cara terakhir, Ken Cloke dan Joan Goldsmith dalam Resolving Conflict At Work, pernah menulis : ‘Define the problem as a person and you are in trouble. Define the problem as difficult behavior, you can do something about it’. Dengan kata lain, jika Anda menempatkan masalahnya pada orang, dan kemudian mengambil tindakan (apa lagi ilegal) maka masalah akan diganti dengan masalah yang lebih besar. Namun, bila pemecahan dikonsentrasikan pada perilaku yang sulit, kemudian kita bisa mencarikan jalan keluar yang lebih produktif.

Nah, bila saja banyak orang mau belajar berhenti untuk menyalahkan orang lain, dan memusatkan perhatian pada pemecahan persoalan, dunia kerja bukanlah sesuatu yang menakutkan. Ia adalah tempat ‘meditasi’ yang kerap menghadirkan kedamaian. Persoalannya, untuk bisa berhenti dari kebiasaan buruk tadi, disamping kadang kurang didukung lingkungan, juga sering dihadapkan oleh dorongan-dorongan dari dalam diri yang juga tidak mudah. Emosi, ego, harga diri, gengsi, ketidaksabaran hanyalah sebagian kecil dari dorongan-dorongan tadi. Siapapun orangnya – dari penjahat sampai dengan pendeta – memiliki dorongan terakhir dengan kadar yang berbeda-beda. Namun, siapapun juga orangnya, ia membutuhkan deep meditation untuk mengelola dorongan-dorongan tadi.

Apa yang saya sebut dengan deep meditation sebenarnya amatlah mudah. Ketika lapar, makanlah secukupnya. Tatkala haus, minumlah semampunya. Manakala mata mengantuk, tidurlah secukupnya. Dengan kata lain, hidup kita dengan seluruh kesehariannya sebenarnya sebuah meditasi panjang. Bila kita melakukan meditasi panjang ini dengan penuh ketekunan, kita yang menjadi pengelola tubuh dan jiwa ini. Bukan sebaliknya, kita dikelola oleh tubuh ini.

Lebih-lebih bagi mereka yang kebanyakan pekerjaannya adalah merubah orang lain. Atau memiliki tugas mulia memasyarakatkan nilai-nilai luhur. Sulit membayangkan, tugas-tugas terakhir bisa diselesaikan secara berhasil tanpa melalui deep mediation. Ini juga sebabnya, kenapa bertemu orang-orang tertentu kita mudah segan, hormat, respek, dan perasaan sejenis.

Di suatu waktu, seorang rekan yang sudah puluhan tahun berpengalaman mengelola ribuan manusia bertutur penuh keprihatinan. Mengurus manusia-manusia sulit – demikian menurut rekan tadi – adalah pekerjaan yang tidak pernah selesai. Tahun ini ada sekian manusia sulit diselesaikan secara baik-baik, tahun berikutnya pasti – sekali lagi pasti – ada manusia lain yang menjelma menjadi manusia sulit. Mirip dengan pekerjaan rumah (PR) di sekolah, ia akan selalu datang secara bergantian dan bergiliran.

Benang merah yang bisa ditarik dari kisah ini, memecahkan masalah manusia dengan memindahkan, memecat dan sejenis memang boleh-boleh saja dilakukan kadang-kadang. Akan tetapi, organisasi manapun yang dipimpin oleh manusia dengan hobi menyalahkan orang lain, disamping tidak bisa memecahkan persoalan jangka panjang, juga gagal membangun hubungan industrial yang kuat.

Nah, satu spirit dengan pendekatan deep meditation, pekerjaan interaksi antarmanusia akan menjadi lebih mudah, bila kita mulai berhenti menyalahkan orang lain
posted by HendraWoM @ 20.32   0 comments
Rabu, 06 Agustus 2008
Every Day I Love You


Oleh: Gede Prama

 

Karena kecintaan pada keluarga, ada sebagian kegiatan mereka yang harus saya ikuti secara agak intensif. Salah satu dari kegiatan tersebut adalah ikut menikmati musik-musik mereka. Belakangan, ternyata saya menemukan kesenangan tersendiri. Sebagian lirik-lirik lagu kesenangan ABG ini, ternyata menggugah hati dan kalbu. Salah satunya adalah lagu Boyzone dengan judul Every Day I Love You.

 

Saya kira, kegiatan mencintai setiap hari tidak hanya menjadi monopoli anak muda semata. Ia adalah fundamen paling dasar kehidupan setiap orang. Bedanya hanya terletak pada siapa dan apa yang dicintai saja. Anak muda mencintai pacar mereka. Kita yang sudah dewasa memiliki banyak sekali orang maupun hal yang layak untuk dicintai. Lebih-lebih bagi mereka yang hidup dengan the path of heart. Apa saja yang lewat di depan mata layak dan perlu untuk dicintai. Pohon yang rubuh layak untuk ditegakkan. Puntung rokok yang dibuang sembarangan perlu dipindahkan ke tempatnya. Keran air yang lupa dimatikan orang lain di tempat umum, tidak salah kalau dimatikan. Orang tua yang naik bus umum amat sopan kalau diberi kesempatan duduk. Memasuki sebuah pintu di tempat umum, akan lebih terhormat kalau memegangi pintu sambil mempersilahkan orang lain untuk lewat.

 

Yang jelas, dengan sedikit kejernihan, hidup ini sebenarnya menghadirkan samudera dan langit luas tempat mengekspresikan cinta setiap saat. Keliru kalau ada orang beranggapan bahwa hidupnya miskin cinta. Bagaimana bisa menyebut diri miskin cinta kalau setiap detik – sekali lagi setiap detik – hidup dalam samudera dan langit yang dipenuhi dengan cinta.

 

Coba perhatikan lebih detail. Udara yang kita hirup adalah buah cinta. Makanan yang kita makan juga hasil dari cinta tulus ibu pertiwi. Air yang kita minum melalui siklus cinta tanpa pamrih. Rumah yang kita tempati, mobil yang kita kendarai, jalan yang kita lalui semuanya adalah buah cinta. Kita lahir dari Ibu dan Bapak yang sesedikit apapun pasti mengenal cinta. Apa lagi rezeki, ia adalah bukti cinta Tuhan yang paling konkrit. Benang merahnya, hidup dan kehidupan sebenarnya bergelimang cinta di mana-mana. Setiap bentuk unsur pembentuk hidup dan kehidupan sebenarnya mengandung cinta. Demikian juga dengan badan dan jiwa kita.

 

Tantangannya, karena badan dan jiwa ini kompleks dan terdiri dari banyak sekali unsur, maka ada kalanya cinta menjadi unsur yang memimpin, ada saatnya ia dipimpin oleh kekuatan lain. Dinamika dalam diri, sebenarnya hasil tawar menawar antara cinta dengan unsur lainnya. Sebagaimana tawar menawar lainnya, ada saatnya cinta menang, ada kalanya ia kalah. Sehebat dan semurni apapun kehidupan seseorang, pasti saja pernah ditandai oleh tunduknya cinta pada kebencian misalnya.

Persoalannya sekarang, bagaimana agar cinta bisa menjadi kekuatan yang lebih banyak menangnya dibandingkan dengan kalahnya ? Anda boleh berargumen lain, namun bagi saya selama jantung masih berdetak, tubuh dan jiwa ini akan selalu ditandai oleh dinamika antara cinta dan bukan cinta. Tidak akan pernah kita bisa membuat tubuh ini menjadi seratus persen cinta dan nol persen bukan cinta. Keduanya akan senantiasa menjadi penghuni kehidupan selamanya. Namun, sebagaimana pernah diyakini Confusius, kita bisa menempatkan cinta lebih banyak sebagai pemenang melalui kebiasaan-kebiasaan. Sebab, diri ini mirip dengan tanah liat yang kita bentuk melalui kebiasaan-kebiasaan.

Bertolak dari sini, membuat hidup yang bergelimang cinta setiap hari sebagaimana lagu Boyzone sebenarnya bukan tidak mungkin. Ia mungkin dan bisa diwujudkan melalui kebiasaan-kebiasaan. Dan setiap detik kehidupan sebenarnya kesempatan untuk mewujudkan hidup yang bergelimang cinta.

 

Seorang pembaca pernah mengirim e-mail bahwa ia sering membaca tulisan saya di mikrolet, inipun sebuah tempat yang amat layak untuk mengekspresikan cinta. Pembaca yang lain bertutur melalui e-mail bahwa ia membaca tulisan saya bersama suaminya di rumah. Ini apa lagi, pasangan hidup sebenarnya belahan cinta. Yang jelas, peluang untuk memulai dan membiasakan hidup bergelimang cinta ada di mana saja, kapan saja, dan bersama siapa saja.

Persoalannya hanya dua, segera memulainya dan lakukan dengan penuh keseriusan. Tantangan dan godaan pasti akan hadir setiap saat dia mau datang. Namun, tempatkan tantangan dan godaan tadi sebagai bagian untuk memperkuat cinta, bukan sebaliknya.

 

Ketika tulisan ini saya buat, kami sekeluarga sedang menginap di sebuah hotel berbintang lima di Carita Jawa Barat. Niat menginap yang dilandasi kecintaan pada anak dan istri, rupanya penuh godaan. Baru masuk ke kamar, AC tidak menyala. Setelah dilempar telepon ke sana ke mari, ternyata petugas tidak kunjung datang juga. Malamnya, entah karena apa listrik kamar kami sendiri mati. Sehingga terpaksa paginya harus sabar lagi pergi menghadap manajer yang sedang bertugas. Itupun masih ditambah dengan makan pagi yang seharusnya untuk jatah empat orang, oleh petugas disebut untuk dua orang.

 

Anda boleh menyebut kehidupan seperti ini seperti neraka, tetapi saya menyebutnya sebagai benih-benih tumbuhnya cinta. Di mana bunga cinta yang indah dan harum, tidak tumbuh di atas bunga yang harum juga, melainkan tumbuh di atas tai sapi yang kerap berbau amat tidak sedap.

 

 

posted by HendraWoM @ 19.10   0 comments
Belajar Atau Bubar

Oleh: Gede Prama

 

Sebuah ungkapan arif pernah bertutur : ‘we can never step into the same river twice’. Ini bisa terjadi, karena setiap detik air sungai itu berganti. Sama dan sebangun dengan sungai, sejarah dan kecenderungan juga demikian. Tidak ada sejarah dan kecenderungan yang berulang persis sama. Jangankan dalam dimensi tahunan dan abad, dalam dimensi harian saja sejarah dan kecenderungan muncul dengan wajah berbeda.

Lihat saja sejarah negara, perusahaan maupun kisah perseorangan. Satu-satunya yang tetap hanyalah perubahan. Di luar perubahan hanya ada perubahan. Belakangan, perubahan itu bahkan bergerak dengan kecepatan yang semakin tinggi dan semakin tinggi. Semakin pendeknya umur hidup produk atau jasa, tingkat kebangkrutan perusahaan yang meninggi di mana-mana, runtuhnya banyak rezim politik yang berkuasa dalam waktu yang lama, semakin tidak jelasnya batas-batas industri dan persaingan, pengaruh teknologi informasi yang demikian dahsyat, semakin banyak dan dalamnya knowledge content setiap produk dan jasa baru yang merajai pasaran, hanyalah sebagian saja dari bukti dahsyatnya perubahan.

Lebih dari sekadar memaksa kita untuk berubah, sejumlah aturan main, paradigma dan sejenisnya bahkan dijungkirbalikkan oleh kecenderungan dan perubahan. Bukti paling sahih, memang terlihat jelas dalam lenyapnya lebih dari sebagian nama-nama perusahaan 500 dalam waktu sepuluh tahun. Baik akibat merger, akuisisi, kebangkrutan ataupun sebab lainnya. Atau rontoknya puncak piramida ekonomi Indonesia dalam waktu yang amat singkat.

 

Mirip dengan pengandaian sungai di atas, kecenderungan memang berganti wajah setiap saat. Ia tidak menyisakan alternatif lain selaih harus berubah. Sayangnya, merubah mind set memiliki derajat kesulitan yang jauh lebih tinggi dibandingkan merubah teknologi dan variabel perubahan lainnya. Baik karena faktor keberhasilan, kenyamanan, pendidikan, pengalaman atau sebab lainnya.

Dalam bingkai hidup seperti ini, tentu saja hanya sebuah gerakan bunuh diri kalau ada pelaku organisasi yang hidup nyaman dalam comfortable zone of mind.Sebuah wilayah berfikir tanpa penyangkalan. Sinyal apakah Anda sedang bunuh diri atau tidak, sebenarnya mudah dan sederhana. Coba perhatikan paradigma Anda mengelola dan keyakinan-keyakinan Anda. Kalau dalam waktu yang amat lama tidak ada perubahan, alias berputar dari itu ke itu, inilah bentuk bunuh diri yang halus dan tidak manusiawi. Halus, karena tidak kita sadari. Tidak manusiawi, sebab keluar dari kebiasaan umum manusia untuk bunuh diri. Lebih-lebih, sudah tidak berubah dalam waktu yang amat lama, ditambah dengan kebiasaan alam bawah sadar yang kerap berujar : 'saya sudah berpengalaman puluhan tahun, saya memiliki ratusan buku, saya lulusan sekolah terbaik’ dan sederetan kebanggaan lainnya.

Inilah deretan manusia yang amat potensial membuat organisasi jadi bubar. Dibandingkan bubar, jauh lebih baik membekali diri dan organisasi dengan kebiasaan belajar. Fundamental dalam aktivitas belajar terakhir, adalah keberanian untuk secara rajin melakukan penyangkalan terhadap paradigma mengelola dan keyakinan-keyakinan kita sendiri.

 

Dari manapun paradigma dan keyakinan itu sendiri datang - entah dari pengalaman, pendidikan atau rekomendasi pakar dan konsultan - sebelum dibunuh secara halus dan tidak manusiawi, sebaiknya disangkal, disangkal dan disangkal.

Sebagaimana dituturkan secara amat kaya oleh sejarah, perkembangan peradaban bisa demikian pesat karena kental dengan penyangkalan. Bumi datar disangkal dengan bumi bundar. Manusia tidak bisa terbang disangkal dengan pesawat terbang. Bulan tidak bisa diduduki, disangkal dengan penerbangan Apollo. Dunia yang penuh batas negara dijebol dengan desa global melalui internet. Telepon dengan kabel, disangkal dengan telepon seluler.

Di dunia manajemen juga sama. Semakin banyak sudut manajemen yang ditandai dengan penyangkalan, maka semakin kayalah manajemen secara ide dan inovasi. Demikian juga sebaliknya. Dulu, kekayaan hanya identik dengan kekayaan fisik dan materi. Sekarang, sebagaimana dibuktikan oleh banyak pioneer kemajuan, kekayaan intelektuallah yang amat menentukan. Dulu, besarnya kekayaan materi dan fisik amat menjadi pembatas kemajuan. Sekarang, sebagaimana ditunjukkan oleh perusahaan seperti Microsoft, kekayaan materi dan fisik bukanlah pembatas kemajuan. Di tingkat kekayaan fisik dan materi manapun, lompatan kemajuan bisa dilakukan. Asal, ya itu tadi kekayaan intelektual terkelola dengan memadai. Dulu, kecenderungan adalah sesuatu yang given dan mesti diadaptasi. Sekarang, ada banyak orang dan organisasi yang justru maju karena menciptakan kecenderungan.

 

Dengan bekerjanya lingkaran penyangkalan, kepala dan organisasi bergerak dan berputar dalam dan menuju wilayah yang amat kaya secara intelektual. Tindakan – yang diakui sebagai ujung tombak kemajuan – hanyalah sebuah jeda dalam putaran penyangkalan yang terus bergulir.

Mirip dengan debat tentang sungai. Ada yang mengatakan bahwa sungai itu adalah air. Ada yang menyangkal, dengan menyebutkan bahwa sungai itu sebuah cekungan dan lekukan tanah. Dalam kasus ini, kegiatan penyangkalan tidak menolkan – apalagi mensubstitusi – argumen yang disangkal. Namun, secara kompelenter melengkapinya.

Proses kompelementer terakhir, seyogyanya dilakukan oleh pemimpin atau manajemen puncak. Namun, agar penyangkalan berjalan terus, bukan sesuatu yang keliru kalau pimpinan juga menciptakan disharmoni. Rekan saya menyebutnya dengan chaos based management. Kacau memang – sama kacaunya dengan tulisan brengsek ini, namun jauh lebih berguna dibandingkan bubar

posted by HendraWoM @ 19.09   0 comments
Orang Brengsek Guru Sejati

Oleh: Gede Prama

Entah apa dan di mana menariknya, Bank Indonesia amat senang mengundang saya untuk menyampaikan presentasi dengan judul Dealing With Difficult People. Yang jelas, ada ratusan staf bank sentral ini yang demikian tertarik dan tekunnya mendengar ocehan saya. Motifnya, apa lagi kalau bukan dengan niat untuk sesegera mungkin jauh dan bebas dari manusia-manusia sulit seperti keras kepala, suka menghina, menang sendiri, tidak mau kerja sama dll.

Di awal presentasi, hampir semua orang bernafsu sekali untuk membuat manusia sulit jadi baik. Dalam satu hal jelas, mereka yang datang menemui saya menganggap dirinya bukan manusia sulit, dan orang lain di luar sana sebagian adalah manusia sulit.

Namun, begitu mereka saya minta berdiskusi di antara mereka sendiri untuk memecahkan persoalan kontroversial, tidak sedikit yang memamerkan perilaku-perilaku manusia sulit. Bila saya tunjukkan perilaku mereka – seperti keras kepala, menang sendiri, dll – dan kemudian saya tanya apakah itu termasuk perilaku manusia sulit, sebagian dari mereka hanya tersenyum kecut.

Bertolak dari sinilah, maka sering saya menganjurkan untuk membersihkan kaca mata terlebih dahulu, sebelum melihat orang lain. Dalam banyak kasus, karena kita tidak sadar dengan kotornya kaca mata maka orangpun kelihatan kotor. Dengan kata lain, sebelum menyebut orang lain sulit, yakinlah kalau bukan Anda sendiri yang sulit. Karena Anda amat keras kepala, maka orang berbeda pendapat sedikitpun jadi sulit. Karena Anda amat mudah tersinggung, maka orang yang tersenyum sedikit saja sudah membuat Anda jadi kesal.

Nah, pembicaraan mengenai manusia sulit hanya boleh dibicarakan dalam keadaan kaca mata bersih dan bening. Setelah itu, saya ingin mengajak Anda masuk ke dalam sebuah pemahaman tentang manusia sulit. Dengan meyakini bahwa setiap orang yang kita temui dalam hidup adalah guru kehidupan, maka guru terbaik kita sebenarnya adalah manusia-manusia super sulit. Terutama karena beberapa alasan.

Pertama, manusia super sulit sedang mengajari kita dengan menunjukkan betapa menjengkelkannya mereka. Bayangkan, ketika orang-orang ramai menyatukan pendapat, ia mau menang sendiri. Tatkala orang belajar melihat dari segi positif, ia malah mencaci dan menghina orang lain. Semakin sering kita bertemu orang-orang seperti ini, sebenarnya kita sedang semakin diingatkan untuk tidak berperilaku sejelek dan sebrengsek itu. Saya berterimakasih sekali ke puteri Ibu kost saya yang amat kasar dan suka menghina dulu. Sebab, dari sana saya pernah berjanji untuk tidak mengizinkan putera-puteri saya sekasar dia kelak. Sekarang, bayangan tentang anak kecil yang kasar dan suka menghina, menjadi inspirasi yang amat membantu pendidikan anak-anak di rumah. Sebab, saya pernah merasakan sendiri betapa sakit hati dan tidak enaknya dihina anak kecil.

Kedua, manusia super sulit adalah sparring partner dalam membuat kita jadi orang sabar. Sebagaimana sering saya ceritakan, badan dan jiwa ini seperti karet. Pertama ditarik melawan, namun begitu sering ditarik maka ia akan longgar juga. Dengan demikian, semakin sering kita dibuat panas kepala, mengurut-urut dada, atau menarik nafas panjang oleh manusia super sulit, itu berarti kita sedang menarik karet ini (baca : tubuh dan jiwa ini) menjadi lebih longgar (sabar). Saya pernah mengajar sekumpulan anak-anak muda yang tidak saja amat pintar, namun juga amat rajin mengkritik. Setiap di depan kelas saya diuji, dimaki bahkan kadang dihujat. Awalnya memang membuat tubuh ini susah tidur. Tetapi lama kelamaan, tubuh ini jadi kebal. Seorang anggota keluarga yang mengenal latar belakang masa kecil saya, pernah heran dengan cara saya menangani hujatan-hujatan orang lain. Dan gurunya ya itu tadi, manusia-manusia pintar tukang hujat di atas.

 

Bersambung untuk tulisan kedua.....

posted by HendraWoM @ 19.04   0 comments
Belajar Sukses dari Matematika Sederhana ...

oleh : Anthony Dio Martin - Managing Director HR Excellency

"Dua narapidana melihat ke luar jendela penjara. Satu melihat indahnya bintang-bintang. Satunya lagi melihat lumpur menjijikkan."

-Anthony de Mello-

Masih ingat pelajaran matematika sederhana yang kita pelajari di sekolah dasar. Bisa jadi inilah yang sekarang kita ajarkan pada adik, anak, atau keponakan kita yang masih di TK ataupun SD. Pelajaran yang saya maksudkan adalah operasional hitung, penjumlahan, dan pengurangan.

Ingatlah kembali pelajaran operasional hitung "tambah" dan "kurang" tersebut. Apakah yang bisa kita pelajari dan apa hubungannya dengan kesuksesan hidup kita. Jawabannya pun sederhana.

Perhatikan, bentuk operasi hitung "penjumlahan" atau simbol "tambah" yang kita letakkan di setiap angka. Bagaimanakah hasil akhirnya? Hasil akhirnya selalu berubah menjadi angka yang lebih baik atau lebih tinggi nilainya. Jika dijumlahkan dengan angka yang positif, baik angka itu angka plus maupun minus, maka nilainya menjadi lebih baik.

Sebaliknya, jika suatu angka dikurangi atau diberi operasional hitung "kurang" maka berapa pun angkanya, akan menjadi lebih kecil nilainya. Anda pasti sudah mengenal sistem operasional hitung ini dengan tanpa perlu bersusah payah. Tapi, apa artinya ini dalam kehidupan sukses kita.

Dalam sukses kita, saya membayangkan di dalam diri setiap orang bisa punya kebiasaan "mengurangi" atau kebiasaan "menjumlah", yang saya sebut pribadi "plus" atau pribadi "minus". Perhatikanlah perbedaan yang dihasilkan pribadi plus maupun minus ini. Bagi pribadi "minus", segala kondisi akan menjadi semakin buruk. Bahkan dengan sikapnya, dia membuat situasi atau pun kondisi menjadi bertambah buruk dengan sikapnya. Emosinya serta aura pada dirinya pun cenderung negatif.

Itulah sebabnya dia memperburuk suasana yang ada. Misalkan saja, seorang manager dengan keluarganya sedang menyetir keluar kota untuk liburan. Ketika tepat di pintu bayar tol, mobilnya mogok. Akhirnya, dengan kesal, si manajer ini keluar dari mobilnya. Sambil marah-marah, dia tendang mobilnya. Keras sekali sehingga kakinya lebam. Setelah itu, saat ditarik mobil derek untuk diperbaiki, dia marah-marah. Istri dan anak-anaknya pun jadi ikutan 'bete' lantaran terpengaruh sikap si manajer ini. Akhirnya, liburan pun batal. Padahal mobilnya bisa diperbaiki dengan cepat.

Sementara di sisi lain, ada orang yang mempunyai mentalitas "plus" yang bisa membuat kondisi yang ada menjadi lebih baik. Meskipun dia tidak bisa mengubah keadaan 100% menjadi lebih baik namun sikapnya bisa membuat suasana tidak menjadi semakin lebih buruk.

Misalkan pada contoh si manager yang mobilnya mogok di atas. Dia merasakan jengkelnya tapi dengan cepat bisa berpikir pula, "Untung juga. Mogoknya pas di pintu bayar tol. Coba kalau pas di luar kota atau di tengah jalan". Akhirnya, dengan mobil derek, mobilnya bisa segera dibawa ke bengkel terdekat. Bisa diperbaiki lalu dengan segera, mereka bisa menikmati liburannya.

Lihat, betapa menyenangkannya kalau kita mempunyai mental "plus" ini. Segala sesuatu tidak menjadi bertambah parah atau memburuk. Minimal, sikap semacam ini dengan cepat akan mengembalikan kondisi yang buruk menjadi normal ke keadaan semula. Dan dengan sikap ini, dia tidak melihat sesuatu dengan emosi-emosi yang negatif seperti marah-marah, kesal, maupun jengkel.

Salah satu contoh ini pernah diperlihatkan oleh Thomas Alva Edison sewaktu menyaksikan laboratorium eksperimennya habis terbakar. Dia menyaksikan api yang masih merah menyala lalu berkata, "Iya. Ada gunanya juga semuanya terbakar. Jadi ada kesempatan buat saya untuk memulai lagi semua pemikiran dan ide yang macet, dari awal lagi!"

Dalam hal ini, Thomas Alva Edison mengajarkan pada kita. Ada sesuatu yang tidak bisa diperbaiki lagi, yakni lab yang terbakar. Namun, dia juga mengajarkan kita bahwa sikap maupun cara kita bertindak bisa membuat situasi dan keadaan menjadi tidak lebih buruk, malah menjadi lebih baik hasilnya.

Pecundang ..

Di sisi lain, pelajaran dasar operasional hitung juga mengajarkan kepada kita satu hal yang sederhana. Jika angka berapa pun, tetapi dijumlahkan dengan angka minus maka hasil akhirnya akan menjadi semakin minus. Bayangkanlah hal ini dalam hidup kita di mana kita sering bertemu dan bergaul dengan orang-orang 'pecundang' dan selalu bermental negatif. Apakah yang terjadi? Lama-kelamaan diri dan kondisi diri kita juga terpengaruh jadi negatif.

Bayangkanlah seorang salesman yang sebenarnya cukup antusias dan semangat, tetapi setiap pagi dia selalu ngopi dan ngrumpi dengan teman-temannya yang selalu mengajarkan padanya, "Kondisi lagi susah", "Gini lho caranya mengambil keuntungan perusahaan buat diri sendiri", "Begini caranya ngobyek di luar dengan fasilitas kantor!". Apa yang akan terjadi kalau selama setahun dia diajarkan seperti itu? Lama-kelamaan mentalnya bisa ikut-ikutan menjadi rusak juga.

Karena itulah, maka operasional hitung juga memberikan tipsnya kepada kita. Caranya? Ingatlah dengan prinsip kalau kita mengurangi bilangan apapun dengan angka-angka yang minus (misalkan: X - (-Y) ) maka hasilnya akan lebih positif. Apa artinya? Sederhana saja. Kalau kita bisa mengurangkan orang-orang minus dari kehidupan kita, maka kita bisa menciptakan kondisi dan situasi yang lebih positif.

Nah, yang jadi pertanyaan kita adalah siapakah orang-orang yang negatif, berpikir minus dan jelek pengaruhnya dalam kehidupan kita. Kurangilah kesempatan kita berinterkasi ataupun jauhilah orang-orang seperti itu dari kehidupan kita, supaya kita tetap positif menyongsong impian dan cita-cita kita.

Demikianlah. Semoga pelajaran kita dari matematika yang amat sederhana ini membuat kita lebih sadar dan membuat kita semakin sukses dengan impian dan cita-cita kita.

-Michael Ballack Ltd.-

No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG.
Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.4.10/1550 - Release Date: 7/13/2008 5:58 PM


[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___

MARKETPLACE


You rock! Blockbuster wants to give you a complimentary trial of - Blockbuster Total Access.

Weight Loss Group

on Yahoo! Groups

Get support and

make friends online.

Y! Messenger

Files to share?

Send up to 1GB of

files in an IM.

Cat Groups

on Yahoo! Groups

Share pictures &

stories about cats.

.


__,_._,___

posted by HendraWoM @ 18.51   0 comments
Memulai bisnis
Hari ini tugas-tugas kantor agak lengang, eh maaf sebenarnya menganggurkan diri.he.hee Kemudian aku sempatkan untuk Y!M dengan istri dirumah. Setelah login dan tidak lupa mengontak istri untuk juga meng-aktifkan Y!M nya

Type rest of the post here
posted by HendraWoM @ 07.18   0 comments

Ut enim ad minim veniam, ullamco laboris nisi ut labore et dolore magna aliqua. Ut aliquip ex ea commodo consequat. Consectetur adipisicing elit, lorem ipsum dolor sit amet, eu fugiat nulla pariatur. In reprehenderit in voluptate ut labore et dolore magna aliqua.

Quis nostrud exercitation ut aliquip ex ea commodo consequat. Cupidatat non proident, eu fugiat nulla pariatur. Sunt in culpa ut enim ad minim veniam, excepteur sint occaecat. Consectetur adipisicing elit.

About Blog
My Dream, My Dignity,My Passion, My Family, My Temptation, My True Love, My World, My Journey, My Insight

Previous Post
Archives
Title
Quis nostrud exercitation ut aliquip ex ea commodo consequat. Cupidatat non proident, eu fugiat nulla pariatur. Sunt in culpa ut enim ad minim veniam, excepteur sint occaecat. Consectetur adipisicing elit.
Links
Templates by
Blogger Templates